Menyunting seorang PSK
October 8, 2008
Seorang Pengusaha pria (34) Jakarta , punya kekasih anak seorang pejabat di Bandung, hampir setiap minggu dia berkunjung untuk ngapel ceritanya
. Tidak bisa kesepian malam hari dihotel, 3 tahun lamanya doi berlangganan tetap seorang PSK (22) yang cantik, putih dan langsing. Setiap malam dia dilayani “kliennya” , usut diusut PSK ini adalah tulang punggung keluarganya, membantu keluarga untuk makan dan adiknya sekolah . Karenanya PSK ini selalu cari order setiap hari kecuali sabtu minggu khusus si pelanggan pengusaha ini.
Sampailah suatu hari si pengusaha berkata” sampai sini aja ya hubungan kita, saya harus menyiapkan pernikahan saya, thanks buat service dan kesetiaan kamu slama ini ” . Si PSK tersenyum menunduk dan menitikan air mata , hingga si pengusaha heran dan bertanya “ kenapa??” lalu si PSK menjawab ” beruntunglah calon istri mas, mas sangat mencintainya, bahkan mas tak mmenyentuhnya sebelum menikah, biarpun mas memeluk dan mencumbuku, mas selalu menyebut namanya, slalu memperhatikannya. sedangkan aku merasa semakin hina saja” PSK pun menangis dan berlalu pergi.
Dua bulan berlalu setelah kejadian itu, pernikahanpun sedang dipersiapkan. Entah apa yang ada dalam benak si Pengusaha dalam hatinyabertanya Bagaimana kabar PSKku??kenapa tak mengabari sedikitpun? apa yg dirasakannya ? bencikah padaku?? nah looo ….semakin dia melupakan semakin jelas terbayang tangisnya saat perpisahan, sepertinya dia sangat terluka, selama 3 th tak pernah dia melihat PSK ini menangis, dia selalu tertawa dan manja bahkan kehangatan tubuhnya masih terasa.
Sampai suatu hari betapa kagetnya dia menemukan PSK itu di restoran siap saji di Bandung. PSK itu menjadi pelayan, kok bisa ya??pikir si Pria. Tak ada sapaan si Pengusaha ini sedikitpun(mungkin karena malu) pada rekan rekannya. NAmun apa yang terjadi , dengan sembunyi sembujnyi , si Pengusaha mendatangi kost PSK itu lalu mencari tau apa yg terjadi. PSK tertunduk menjawab ”aku juga punya perasaan mas, aku ingin dicintai, aku rindu seseorang yg membutuhkan kehadiranku bukan hanya tubuhku, sebenarnya 3 tahun ini aku cinta mas, tapi statusku sebagai PSK bikin aku merasa tak berhak atas cinta” PSK itu menangis sejadi jadinya.Si pengusaha tertegun dan seperti menemukan bisikan Illahi , pengusaha itu memeluknya erat
dan berkata “semua akan berubah, kamulah wanita terbaik yg ingin kumiliki”
Dia menjadi lelaki hebat bagi penulis, berpikir PSK adalah pekerjaan yang hina tetapi dia menyadari dia pun begitu hina karena mau berzinah. Dia membuktikan tanggung jawabnya dengan menikahi PSK itu dan mengangkat derajatnya menjadi wanita yg luhur dan saleh. saat ini PSK itu telah menjadi hajjah dan membuka butik sukses di bilangan jakarta. Dia sangat dicintai suami dan anak anaknya.
by. istrinya Aditya Fajar
http://pancaroba.com
Entry Filed under: Uncategorized. .
Leave a comment
You must be logged in to post a comment.
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed